Sabtu, 03 Desember 2011

TRAFFIC LIGHT SEKARAT , DENPASAR MACET BERAT


TRAFFIC LIGHT SEKARAT , DENPASAR MACET BERAT
Dalam sepekan 3 kali mati



Denpasar, DB News   
Lagi lagi macet dan macet . namun macet kali ini bukan gara gara aktifitas warga Denpasar yang selangit tapi akibat traffic light yang sekarat seperti kemacetan yang terjadi tepatnya di perempatan Gatsu Barat , antrian panjang radius 1 Km di jalan Mahendradata dan Cargo tidak terelakkan . polisi pun pengeng mengatur lalin pasalnya pengendara motor dan mobil tidak ada yang mengalah saling berebut .
Berdasarkan pengamatan SN News ,akhir akhir ini traffic light  di Denpasar kerap mati ,tidak tahu apa penyebabnya .  kondisi lampu pengatur lalu lintas di Kota berjuluk berwawasan budaya ini ,seolah tak mendapat perawatan sehingga sering “ byar pett “ . tercatat dalam sepekan 3 kali traffic light mati ,jika kondisi tersebut tidak menjadi atensi Pemkot Denpasar dan
Satlantas Polresta Denpasar , kemacetan berujung lakalantas di Denpasar bakal kerap terjadi . ironisnya di satu sisi pihak pihak terkait seperti Dishub Kota Denpasar begitu gayengnya mencari solusi kemacetan namun di sisi lain traffic light kadang mati kadang hidup , sehingga  sangat bertolak belakang .

Menurut polisi di lapangan ,kemacetan itu bukan kesalahan pengaturan lalu lintas tapi akibat matinya traffic light terlebih mobilitas warga Denpasar lumayan tinggi apalagi kesadaran berlalu lintas rendah . “ lihat saja , saling berebut  “ tandas Polisi yang wanti wanti namanya tidak di publikasikan sambil menunjuk motor dan mobil berdesakan .

Kemacetan di Denpasar sudah jadi problem yang hingga kini belum ada solusinya. Ada penyebab sederhana yang mungkin dapat di pahami kenapa kemacetan makin menjadi jadi?di antaranya belum ada hingga kini kebijakan dari pemegang “ policy “ untuk menyetop perijinan kendaraan baru yang masuk Bali mengingat luas Bali tidak seluas Pulau Jawa apalagi jika berbicara luas Kota Denpasar. Ada ragam pendapat yang sebenarnya menjadi penyebab kenapa macet masih jadi momok Denpasar ,mungkin alternative lain seperti halnya kebijakan Badung yang akan membangun underpass ( jalan bawah tanah ) pada 2011 ini ,Denpasar perlu memikirkan solusi apakah meniru Badung ataukah  menyetop ijin baru kendaraan. ( Anw )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar