Sabtu, 31 Maret 2012

SENGKETA PERBATASAN PEMKAB BLITAR DENGAN PENKAB KEDIRI TERKAIT WILAYAH GUNUNG KELUD MENEMUKAN TITIK TERANG

Bupati Blitar Heru Nugroho
BLITAR DB.
    Demi memperoleh data perbatasan yang otentik sebagai langkah untuk mendapatkan kembali gunung Kelud ke pangkuan Kabupaten Blitar, Bupati Blitar Hery Nugroho bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri ITB terbang ke negeri Belanda beberapa waktu lalu.
    Di museum yang ada di Belanda inilah data-data tentang Nusantara semuanya ada yang salah satunya tentang perbatasan wilayah.
    Dalam acara jumpa pers kemarin, Rabu 15 Februari 2012 yang bertempat di wisata Arum Jeram desa Tegal Asri, Bupati Blitar menjelaskan bahwa pihaknya telah menemukan data perbatasan yang otentik bahwa gunung Kelud sejak dulu adalah milik Pemkab Blitar dan tidak "ngawu-awu" atau mengada-ada.
   " Dengan modal data yang telah diserahkan ke pusat dalam hal ini lembaga negara yang menangani tentang perbatasan wilayah nantinya gunung Kelud akan kembali menjadi milik kita lagi." katanya.
    Karena kemarin sore saat dalam kepengurusan pihak pusat meminta data otentik sabagai jaminan yang kuat. Pihak ITB sendiri memutuskan setelah sepulang dari negeri Kincir Angin tersebut, bahwa Blitar lah yang berhak dan tidak mengada-ada bahkan pihaknya siap beradu kepada siapapun yang mengklaim masalah ini.
    Salut untuk Bupati Hery Nugroho, tidak ada sejak dulu Lembu Suro beridentitas kota lain, siapa yang tidak tahu bahwa tentang persoalan ini berarti sudah tidak tahu tentang sejarah. EDI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar