Senin, 30 April 2012

DI DUGA HAMIL DI LUAR NIKAH TEGA MEMBUANG BAYI DI JALAN

Persoalan isu dan juga kejadian nyata yang pernah heboh di mana mana kini exepresi orang bermacam macam ,muncul lagi di banyuwangi tepatnya di desa sumber bulu kecamatan songgon nyaris tak terselamatkan untungnya pembuangan  bayi tersebut  cepat di ketahui warga dan sampai sekarang masih hidup  di rawat dan di ambil oleh kepala desa mas LASIO 
Masih hidup karena di rawat kepala desa.di beri nama JAGO JAGAT 



BANYUWANGI kali pertama masarakat desa sumberbulu di hebohkan adanya sesosok bayi dalam tas warna hitam yang berlumuran darah tergeletak di pinggir jalan, pada minggu 15 april sekitar pkl 10.00 wib, menurut keterangan warga yang sedang melintasi jalan  tersebut bahwa awalnya  melihat ada orang laki laki bersama perempuan yang masih muda mundar mandir di jalan dengan  menaiki sepeda motor warna merah  karena salah satu warga tidak mengenalinya juga tidak  menaruh rasa curiga sama sekali prilaku  orang tersebut ,maka warga yang mengetahui langsung meneruskan aktifitasnya,
Tak lama berselang di tengah kesibukan warga  kebetulan jalan ter
sebut jalan umum menuju dusun sempol maka warga yang lain bernama sutaha 55 tahun awalnya mengetahui dalam tas tersebut adalah bayi laki laki yang terbungkus dalam kain sarung batik bercorak putih,singkat cerita sehingga sampai di ketahui warga setempat kala itu juga ,selanjutnya gunawan selaku warga setempat yang berpropesi sebagai LSM kala di temui wartawan Koran ini menyimpulkan, bahwasanya  kejadian seperti ini adalah perbuatan yang  melawan hukum juga sebuah tindakan yang patut di hukum , beruntung gunawan langsung bisa  mengubungi polsek setempat yang di pimpin  AKP alimasturi bergegas  secepatnya untuk  menuju lokasi  kejadian, akan tetapi sampai saat ini belum juga  bisa menemukan tersangkanya, jika di  kemudian hari yang bersangkutan  sudah bisa  di temukan maka tetap harus  mempertanggung jawabkan  atas perbuatanya, tepatnya dalam penyampaiannya tegas dari  pihak kepolisian , yang merasa berbuat  kita harapkan  secepatnya untuk menyerahkan diri secara baik baik, di akui  ucapnya kepala desa jika di kemudian hari  ibunya datang masih mau menerima ,saya juga  tidak keberatan untuk menyerahkannya, kebetulan sekali selapan harinya akan tetap di laksanakan mengingat ini semua di luar dugaan mau gak mau ,dan kondisi bayi masih tetap sehat .
Di tambahkannya seiring peristiwa serupa seperti biasa ,bisa di kata bila kita mengingat semua kejadian pembuangan bayi di mana mana begini halnya  untuk kaum hawa  Hendaknya bisa menjaga diri dan jika mau melakukan sesuatu yang sipatnya tidak pasti semestinya  mintaklah pertanggung jawaban, bahkan  hilangnya rasa  tidak  percaya adalah sebuah perbuatan yang seharursnya tidak di lakukan ancaman  pada diri sendiri merupakan perwujudan di sebabkan  terbelenggu dengan keadaan datanglah  napsu birahi yang di kuasai prilaku setan, sehingga lepas dari ingatan nyata nyata  kesempatan di manpaatkan ,
betul manusia perlu kebutuan pisikologis tapi alangkah baiknya jangan menabrak yang bukan haknya , terikat dan  terbius janji manis berahir juga  mengalami nasib yang kurang  pantas di pandang orang lain , akibat perbuatanya sendiri hingga seumur umur akan tau bahwa apa yang telah  di lakukan adalah perbuatan dosa (hendik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar